Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2024

Museum Kebangkitan Nasional - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Kebangkitan Nasional merupakan sebuah museum yang dimana berkembangnya kesadaran bangsa dan ditemukannya sebuah lembaga modern untuk pertama kalinya dengan nama  Boedi Oetomo . Bangunan ini awalnya merupakan sekolah kedokteran yang didirikan oleh orang Belanda dengan nama  School tot Opleiding van Inlandsche Artsen  yang disingkat STOVIA atau Sekolah Dokter Bumiputra. Waktu terus berlalu, bangunan tersebut akhirnya beralih fungsi menjadi museum. Lokasi museum tidak begitu jauh dari RSPAD Gatot Subroto dan Monumen Nasional , Jakarta Pusat. Gambar : Gedung Museum Kebangkitan Nasional (KCIC) Sejarah Museum Kebangkitan Nasional Pada tahun 1851, dibangunlah Sekolah Dokter Jawa yang masih berkembang saat itu yang berlokasi di  Rumah Sakit Militer Weltevreeden  (saat ini Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto). Seluruh staf pengajar sekolah tersebut berasal dari dokter rumah sakit yang sama. Kemudian pada tanggal 1 Maret 1902, H.F. Rool  (Pendiri STOVIA) berinisiatif memindahk...

Museum Taman Prasasti - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Taman Prasasti merupakan salah satu museum yang ada sejak peninggalan masa penjajahan Belanda yang berlokasi di Jl. Tanah Abang, Jakarta Pusat dekat dengan Museum Nasional Indonesia . Museum ini memiliki beberapa koleksi prasasti nisan kuno dan miniatur makam khas dari 27 provinsi yang di Indonesia, beserta koleksi kereta jenazah antik. Museum yang memiliki luas tanah 1,2 hektar ini termasuk ke dalam museum yang menampilkan karya seni dari masa lampau tentang kecanggihan para pematung, pemahat, kaligrafer dan sastrawan. Gambar : Gedung Museum Taman Prasasti (Berita Jakarta) Sejarah Museum Taman Prasasti Dulunya, museum yang terletak di Jl. Tanah Abang ini merupakan tempat pemakaman khusus bagi orang-orang Belanda kelas atas (Bangsawan) yang dinamai Kebon Jahe Kober dengan luas tanah 5,5 hektar yang dibangun pada tahun 1795, untuk menggantikan kuburan lainnya (sudah penuh) yang berlokasi di samping gereja Nieuw Hollandsche Kerk , saat ...

Museum Bahari - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Bahari merupakan museum yang menyimpan berbagai macam koleksi yang berhubungan dengan kemaritiman bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang berlokasi di Jl. Pasar Ikan, Jakarta Utara, seberang Pelabuhan Sunda Kelapa. Museum tersebut saat ini dikelola dan diawasi langsung oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Khusus Ibu kota Jakarta. Lokasi museum ini cukup dekat dengan Museum Fatahillah . Gambar : Gedung Museum Bahari (Wikimedia/Haryo Sutanto) Sejarah Museum Bahari Pada masa pemerintahan Belanda, bangunan ini dulunya merupakan sebuah gudang yang berfungsi untuk penyimpanan, dan tempat menyortir hasil bumi, seperti rempah-rempah yang merupakan komoditas utama  VOC  dan sangat laris di pasaran Eropa saat itu. Bangunan bersejarah ini memiliki 2 sisi yang berdiri persis di samping muara  Ci Liwung , sisi barat dikenal dengan nama  Westzijdsche Pakhuizen  (Gudang Barat) (dibangun secara bertahap pa...

Museum BNI - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum BNI 1946 merupakan museum yang terletak di Jl. Lada, Kota Tua, Jakarta Barat. Tujuan dibangunnya museum tersebut untuk memberikan pengetahuan mengenai sejarah Bank Negara Indonesia. Gambar : Gedung Museum BNI (Sindonews) Sejarah Museum BNI Sejarah dimulai pada tanggal 5 juni 1946, saat pembangunan Bank Negara Indonesia yang digagas oleh  R. M. Margono Djojohadikusumo . Gedung tersebut digunakan sebagai bank sentral, mencetak dan mengedarkan Oeang Republik Indonesia (ORI). Sejak tanggal 30 Oktober 1946, pemerintah Indonesia mulai menggunakan Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai pengganti mata uang Belanda. Museum tersebut saat ini dimiliki oleh Bank Negara Indonesia, sedangkan untuk pengelolanya berasal dari Divisi Komunikasi Perusahaan dan Kesekretariatan. Koleksi Museum BNI Koleksi yang dipamerkan di Museum Bank Negara Indonesia berupa brankas, alat pencetak uang kuno, mesin tik, mesin hitung uang, mesin teleks, miniatur, plakat, buku catatan sejarah, foto pejabat dan logo Ba...

Museum Bank Mandiri - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Bank Mandiri atau biasa disebut dengan nama Museum Mandiri merupakan sebuah gedung bersejarah dan salah satu bagian dari cagar budaya yang berlokasi di Jl. Lapangan Stasiun, Jakarta Barat, dan dikelola oleh perusahaan Bank Mandiri. Lokasi museum sangat dekat dengan beberapa museum di sekitar Kota Tua seperti Museum Fatahillah , Museum Wayang Jakarta, Museum Seni Rupa dan Keramik , Museum Bank Indonesia , dan Museum BNI . Gambar : Gedung Museum Mandiri (Website Resmi Kemdikbud) Sejarah Museum Bank Mandiri Pada tahun 1929, dibangunlah sebuah gedung yang menempati area seluas 10.039 m2 dengan luas gedung sebesar 21.504 M2 yang di dirancang oleh tiga arsitek asal Belanda yaitu J.J.J. de Bruijn , A.P. Smits dan C. van de Linde dan diresmikan pada tanggal 14 Januari 1933. Gedung tersebut digunakan sebagai kantor perusahaan perdagangan ( de Factorij ) atau  Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) yang berlokasi di Batavia. Perusahaan tersebut dimiliki oleh raja Belanda...

Museum Bank Indonesia - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Bank Indonesia merupakan salah satu objek wisata yang berlokasi di area Kota Tua, dekat dengan Museum Fatahillah , Jakarta Barat. Museum ini resmi dijadikan sebagai cagar budaya oleh pemerintah Indonesia karena berisi tentang sejarah dunia perbankan di Indonesia. Museum ini sering dijadikan wisata edukatif oleh para pelajar maupun masyarakat. Gambar : Gedung Museum Bank Indonesia (Wikimedia/Ahmes Syahda) Sejarah Museum Bank Indonesia Pada tahun 1828, dibangunlah sebuah museum dengan menempati area bekas gedung Bank Indonesia Kota yang merupakan cagar budaya dari peninggalan  De Javasche Bank dengan gaya neo-klasikal dan dipadu dengan pengaruh lokal. Pada tahun 1625, di museum ini dulunya pernah dibangun sebuah gereja untuk tempat ibadah umat Protestan. Selang 3 tahun kemudian tepatnya pada tahun 1628, gereja tersebut akhirnya dibongkar karena digunakan untuk tempat meletakkan meriam besar ketika puluhan ribu tentara kerajaaan Sultan Agung menyerang Batavia un...

Taman Nasional Ujung Kulon - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Taman Nasional Ujung Kulon berlokasi di Semenanjung Ujung Kulon, terletak di bagian paling barat di pulau Jawa. Wilayah taman nasional ini awalnya meliputi wilayah Krakatau dan beberapa pulau kecil seperti Pulau Handeuleum, Pulau Peucang, dan Pulau Panaitan. Luas wilayah taman ini mempunyai luas sekitar 122.956 Hektar. Pada tahun 1991, taman tersebut termasuk taman nasional yang tertua yang ada di Indonesia dan diresmikan sebagai salah satu warisan dunia yang dilindungi oleh lembaga UNESCO . Gambar : Taman Nasional Ujung Kulon (Wikimedia/Muhammad Adimaja) Sejarah Taman Nasional Ujung Kulon Pada tahun 1846, wilayah Ujung Kulon pertama kali dikunjungi oleh seorang ilmuan di bidang tumbuhan asal Jerman yang bernama Franz Wilhelm Junghuhn , untuk keperluan mengumpulkan tumbuhan tropis. Pada saat itu, Flora dan Fauna di Ujung Kulon sangat melimpah dan sudah mulai dikenal oleh para peneliti. Tidak ...

Candi Borobudur - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Candi Borobudur atau Candhi Båråbudhur merupakan sebuah Candi yang berlokasi di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi dengan banyak stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana  pada tahun 800-an masehi pada masa pemerintahan  Wangsa Syailendra . Borobudur merupakan Candi atau Kuil dan termasuk monumen Buddha terbesar yang ada di dunia. Gambar : Candi Borobudur (Facebook/Park Borobudur Indonesia) Sejarah Candi Borobudur Borobudur dibangun sekitar tahun 800 M oleh pemerintahan  Wangsa Syailendra . Pembangunan Borobudur diperkirakan menghabiskan waktu 75 hingga 100 tahun lebih dan dirampungkan pada masa pemerintahan raja  Samaratungga  pada tahun 825 M. Terdapat informasi yang tumpang tindih mengenai apakah raja yang berkuasa di Jawa pada saat itu beragama Hindu atau Buddha. Wangsa Sailendra diketahui sebagai penganut agama Buddha aliran Mahayana , akan tetapi melalui temuan...

Museum Seni Rupa dan Keramik - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Seni Rupa dan Keramik merupakan museum yang berisikan keramik lokal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari era Kerajaan Majapahit abad ke-14 hingga mancanegara. Museum ini berlokasi di Jl. Pos Kota, Jakarta Barat dan berseberangan dengan  Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta. Gambar : Gedung Museum Seni Rupa dan Keramik ( Dinas Kebudayaan DKI Jakarta ) Sejarah Museum Seni Rupa dan Keramik Awal mula pada tanggal 12 Januari 1870, Pemerintah Hindia Belanda meresmikan sebuah gedung dan menjadikannya sebagai Kantor Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia ( Ordinaris Raad van Justitie Binnen Het Kasteel Batavia ). Saat Indonesia berada di penjajahan Jepang dan upaya perjuangan kemerdekaan Indonesia sekitar tahun 1944, gedung tersebut pernah digunakan oleh tentara KNIL ( Koninklijke Nederlands(ch)-Indische Leger ) atau biasa disebut Tentara Kerajaan Hindia Belanda sebagai asrama militer. Pada masa kedaulatan ...