Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2024

Museum Keprajuritan Indonesia - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Keprajuritan Indonesia merupakan salah satu museum yang identik dengan sifat-sifat prajurit yang gagah berani dan berjiwa pahlawan. Keberanian prajurit dalam berperang di medan perang ini yang menjadikan ide dibangunnya sebuah museum dengan bentuk sebuah benteng persegi lima yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan satu lokasi dengan Museum Listrik dan Energi Baru , Museum Pencak Silat , Museum Pemadam Kebakaran , Museum Penerangan , Museum Hakka Indonesia , Museum Perangko , Museum Transportasi , Museum Pusaka , Museum Komodo & Taman Reptil , Museum Indonesia dan Museum Batik Indonesia . Gambar : Gedung Museum Keprajuritan Indonesia (Website Resmi TMII) Sejarah Museum Keprajuritan Indonesia Museum yang dibangun ini memiliki 5 menara pengintai ( bastion ) dan menggunakan lahan seluas 4,5 hektar dengan luas bangunan 5.5 m2. Ke-5 menara ini mempunyai arti tentang kewaspadaan nasional untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan gerbang utama yang berba...

Museum Listrik dan Energi Baru - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Listrik dan Energi Baru atau disebut Museum LEB merupakan museum sains yang menampilkan koleksi peragaan mengenai energi dan listrik yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan satu lokasi dengan Museum Pencak Silat , Museum Keprajuritan Indonesia , Museum Pemadam Kebakaran , Museum Hakka Indonesia , Museum Perangko , Museum Transportasi , Museum Penerangan , Museum Pusaka , Museum Komodo & Taman Reptil , Museum Indonesia dan Museum Batik Indonesia . Gambar : Gedung Museum Listrik Dan Energi Baru (Website Resmi TMII) Sejarah Museum Listrik dan Energi Baru Ide pembangunan museum ini pertama kali dicetuskan oleh Menteri Pertambangan dan Energi, Ginanjar Kartasasmita pada bulan Oktober 1990, bersamaan dengan ulang tahun ke-30 OPEC ( Organization Petroleum Exporting Countris ), dan peringatan 100 tahun ketenagalistrikan di Indonesia. Pembangunan museum dimulai sejak tahun 1992. Arsitektur bangunan pada museum ini menggunakan desain modern yang mengacu kepada bentuk...

Museum Pengkhianatan PKI - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Pengkhianatan PKI atau biasa disebut dengan Museum Lubang Buaya yang berlokasi di Jl. Raya Pondok Gede, Jakarta Timur ini menceritakan tentang sejarah pemberontakan-pemberontakan PKI yang bertujuan untuk menggantikan dasar negara Pancasila dengan Komunis yang bertentangan dengan Pancasila yang dikenal dengan nama Gerakan Tiga Puluh September atau G30S/PKI . Gambar : Gedung Museum Pengkhianatan PKI (Google Maps/Lina Sudaryanti) Sejarah Museum Pengkhianatan PKI Lubang Buaya merupakan nama suatu lokasi yang berada di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur. Di area tersebut terdapat sebuah sumur tempat pembuangan mayat korban tragedi G30S/PKI . Sumur Lubang Buaya merupakan sejarah sadisnya terjadinya pembantaian yang diketuai oleh organisasi terlarang yang pernah hidup di Indonesia, yang bernama PKI (Partai Komunis Indonesia). Perlu kalian ketahui, Lubang Buaya merupakan tempat markas utama simpatisan PKI pada era Presiden Soekarno. Di lokasi tersebut katanya, menjadi tempat organisasi-...

Museum Pencak Silat - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Pencak Silat merupakan salah satu museum yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang bersebelahan dengan Masjid At Tien dan dekat dengan Museum Listrik dan Energi Baru , Museum Keprajuritan Indonesia , Museum Pemadam Kebakaran , Museum Hakka Indonesia , Museum Perangko , Museum Transportasi , Museum Komodo & Taman Reptil , Museum Pusaka , Museum Penerangan , Museum Indonesia dan Museum Batik Indonesia . Gambar : Gedung Museum Pencak Silat (Website Resmi PNPSI) Sejarah Museum Pencak Silat Pada tanggal 20 April 1997, di bangunlah sebuah museum yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan menempati areal seluas 5,2 hektar dan memiliki 3 lantai. Tujuan dibangunnya museum ini untuk menyelesaikan, mengembangkan, dan meningkatkan citra tentang seni bela diri pencak silat sebagai budaya bangsa melalui gambar-gambar dan keterangan yang menyertainya. Para pengunjung bisa mengetahui lebih jauh tentang aliran atau gaya pencak silat dan pengembangannya hingga ...

Museum Basoeki Abdullah - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Basoeki Abdullah merupakan museum yang berisikan lukisan dan koleksi pribadi Basoeki Abdullah seperti patung, topeng, wayang dan senjata. Museum ini berlokasi di Jakarta Selatan dan sekarang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain digunakan sebagai pameran, museum ini juga digunakan untuk menggelar seminar, penelitian, lokakarya serta menerbitkan bermacam bentuk publikasi berupa katalog, biografi, dan kumpulan artikel serta hasil penelitian. Gambar : Gedung Museum Basoeki Abdullah (Google Maps/Jakarta Tourism) Sejarah Museum Basoeki Abdullah Pada tahun 1998 rumah yang berada di Jl. Keuangan Raya No. 19, Cilandak Barat, Jakarta Selatan ini di serahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan dan Permuseuman. Bangunan rumah dengan 2 lantai seluas kurang lebih 600 m2 dan luas tanah kurang lebih 450 m2 ini pun direnovasi agar dapat digunakan sebagai museum. Pada tanggal 25 September 2001, Museum ini...

Museum Satria Mandala - Sejarah, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Museum Satria Mandala merupakan museum yang menyimpan berbagai benda sejarah yang berkaitan dengan perjuangan TNI dari tahun 1945 hingga sekarang. Museum ini berlokasi di Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan dekat dengan Museum Polri . Dulunya museum ini dikenal sebagai Wisma Yaso yang merupakan bekas rumah Ratna Sari Dewi Soekarno . Gambar : Gedung Museum Satria Mandala (Wikipedia/Tim Mobile Sejarah) Sejarah Museum Satria Mandala Dalam upaya melestarikan nilai-nilai luhur perjuangan tahun 1945, pimpinan TNI memberikan tugas kepada Brigjen TNI Nugroho Notosusanto sebagai kepala pusat sejarah TNI untuk bertanggung jawab dalam melaksanakan dan mempersiapkan rencana pembangunan museum pada tahun 1968. Nugroho Notosusanto ingin menunjukkan peran militer di Indonesia dan mewariskannya ke generasi berikutnya. Awalnya rencana pembangunan akan menggunakan istana presiden yang terletak di Bogor, akan tetapi tidak diizinkan oleh Presiden Soeharto . Maka dari itu, Presiden Soeharto memberikan s...